malangcozycom – Bupati Malang Sanusi memimpin kegiatan Sholat Subuh Keliling (Suling) berjamaah di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga dirangkaikan dengan penyaluran sejumlah bantuan serta pelayanan publik bagi masyarakat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Makmur itu, Sanusi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar.
Kehadiran mereka disambut takmir masjid dan ratusan jamaah serta masyarakat Desa Jambuwer.
Bantuan Disalurkan kepada Masyarakat
Rangkaian kegiatan di Jambuwer turut diisi dengan penyerahan sejumlah bantuan secara simbolis.
Bantuan tersebut berasal dari beberapa pihak yang turut mendukung kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.
Berdasarkan keterangan Pemerintah Kabupaten Malang, terdapat 25 paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang, 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen, 15 paket dari Perumda Tirta Kanjuruhan, serta 50 paket dari HKTI.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada salah seorang marbot Masjid Baitul Makmur.
Selain bantuan paket kebutuhan pokok, terdapat pula bantuan hibah Bupati Malang untuk masjid senilai Rp20 juta.
Baznas Kabupaten Malang juga memberikan bantuan sebesar Rp5 juta.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pelayanan masyarakat yang dibawa langsung dalam agenda Suling.
Baca juga: Tingkat Pengangguran Kota Malang Turun Jadi 5,97 Persen, Ini Penjelasan Pemkot
Warga Jambuwer Bisa Mengakses Pelayanan Publik
Setelah kegiatan di masjid, Bupati Malang meninjau sejumlah stand pelayanan publik yang disiapkan organisasi perangkat daerah (OPD).
Pelayanan tersebut mencakup bidang perizinan, administrasi kependudukan, hingga kesehatan.
Kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengakses pelayanan pemerintah secara lebih dekat.
Model pelayanan langsung seperti ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemkab Malang ketika menggelar Suling di wilayah kecamatan dan desa.
Salah satu layanan yang mendapat perhatian adalah cek kesehatan gratis yang disediakan UPT Puskesmas Kromengan.
Layanan tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan pada waktu berbeda.
Pemkab Malang mencatat sebanyak 62 warga mengantre untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di stand Puskesmas Kromengan.
Cek Kesehatan Gratis Dekatkan Layanan ke Warga
Pelayanan kesehatan gratis menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan langsung di lokasi kegiatan.
Program Cek Kesehatan Gratis sendiri telah menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
Pemeriksaan kesehatan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mendorong kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga mencantumkan layanan kesehatan sebagai bagian dari pelayanan pemerintah yang diarahkan agar masyarakat memperoleh akses secara mudah dan sesuai prosedur.
Di Jambuwer, layanan tersebut dihadirkan bersamaan dengan pelayanan publik lainnya sehingga warga tidak hanya mengikuti agenda keagamaan, tetapi juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Sebanyak 62 orang tercatat mengantre untuk memeriksakan kondisi fisiknya di stand Puskesmas Kromengan.
Suling Jadi Ruang Pertemuan Pemerintah dan Masyarakat
Bagi Pemkab Malang, kegiatan Suling tidak hanya berkaitan dengan agenda keagamaan.
Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan menyampaikan pesan pembangunan.
Dalam arahannya, Sanusi menyampaikan bahwa Suling merupakan bagian dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Malang yang berkaitan dengan aspek agamis.
Ia mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan secara langsung.
Bantuan sosial, administrasi kependudukan, perizinan, dan layanan kesehatan ditempatkan dalam satu rangkaian kegiatan.
Dengan pola tersebut, kegiatan di Jambuwer mempertemukan unsur keagamaan, sosial, dan pelayanan publik dalam satu agenda.
Pemerintah daerah juga dapat melihat secara langsung kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan serupa menjadi salah satu cara Pemkab Malang untuk membawa pelayanan lebih dekat kepada warga.
Baca juga: Kabupaten Malang Gandeng Nagoya University dan UB, Dorong Riset Pembangunan Global
Di sisi lain, masyarakat memperoleh kesempatan berinteraksi dengan pemerintah sekaligus memanfaatkan layanan yang tersedia di lokasi.
Rangkaian kegiatan di Desa Jambuwer menunjukkan bahwa agenda pemerintah daerah dapat dirangkaikan dengan pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Mulai dari bantuan sosial hingga pemeriksaan kesehatan gratis, berbagai layanan tersebut dihadirkan dalam satu kegiatan yang melibatkan masyarakat desa.












