Breaking

Alun-Alun Kepanjen Segera Dikembangkan, Ini Potensinya Jadi Ruang Publik Baru

jed timo

21 September 2026

Alun-Alun Kepanjen Segera Dikembangkan, Ini Potensinya Jadi Ruang Publik Baru
Pemerintah Kabupaten Malang terus mematangkan rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen dengan menyiapkan aspek aset, pembiayaan, akses, hingga konsep pengelolaan kawasan.

malangcozycom – Pemerintah Kabupaten Malang terus mematangkan rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen dengan menyiapkan aspek aset, pembiayaan, akses, hingga konsep pengelolaan kawasan.

Perkembangan terbaru ditandai dengan peninjauan lahan aset Pemkab Malang oleh Bupati Malang Sanusi di wilayah Kecamatan Kepanjen, Sabtu (19/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang harus disiapkan sebelum pembangunan berjalan.

Dalam agenda itu, sejumlah perangkat daerah dan pihak terkait ikut melihat kondisi kawasan secara langsung.

Kesiapan Aset Jadi Perhatian Utama

Sebelum turun ke lapangan, Bupati Malang bersama jajaran Pemkab Malang dan pihak terkait menggelar rapat untuk membahas kesiapan lahan.

Pembahasan mencakup status aset, proses Berita Acara Serah Terima (BAST), skema pemanfaatan, pembiayaan, hingga konsep pengelolaan kawasan.

Pemkab Malang juga membahas sejumlah alternatif pemanfaatan lahan, termasuk Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dan skema sewa.

Opsi sewa menjadi salah satu alternatif yang tengah dipersiapkan karena dinilai memiliki tahapan yang relatif lebih singkat.

Bupati Sanusi meminta berbagai tahapan administrasi segera diselesaikan agar rencana pembangunan tidak terkendala persoalan aset maupun pengelolaan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyelesaian BAST dengan kementerian atau lembaga terkait.

Pemkab Malang selanjutnya akan berkoordinasi dan menyampaikan surat permohonan BAST kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Dalam Negeri.

Baca juga: Kota Malang Ingin Wisatawan Betah 3–4 Hari, Ini Strategi Pemkot dan PHRI

Alun-Alun Kepanjen Disiapkan dengan Akses Pendukung

Penataan kawasan menjadi bagian lain yang dibahas dalam persiapan pembangunan.

Pemkab Malang menyiapkan rencana pembangunan akses jalan menuju arah Zipur untuk mendukung mobilitas di sekitar kawasan.

Sistem akses juga akan diperhatikan apabila kawasan nantinya digunakan untuk kegiatan atau pertandingan olahraga.

Salah satu opsi yang dibahas adalah penerapan sistem buka-tutup sesuai kebutuhan kegiatan.

Selain akses kendaraan dan pengunjung, jalur evakuasi juga masuk dalam pembahasan.

Infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat ketika kawasan digunakan masyarakat dalam jumlah besar.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Alun-Alun Kepanjen tidak hanya berkaitan dengan penataan ruang terbuka.

Aspek aksesibilitas, keselamatan, serta pengelolaan kawasan juga menjadi bagian yang dipersiapkan sejak tahap awal.

Arema FC Ikut dalam Pembahasan Kawasan

Dalam peninjauan terbaru, Manager Arema FC Iwan Budianto bersama jajaran juga hadir dalam pembahasan.

Keterlibatan tersebut berkaitan dengan proses identifikasi dan peninjauan kondisi lapangan dalam rencana pemanfaatan kawasan.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama pihak terkait, proses rencana pemanfaatan kawasan disebut semakin mengerucut.

Tahap berikutnya akan mencakup survei lokasi serta pemenuhan dokumen dan persetujuan yang diperlukan.

Kehadiran berbagai pihak dalam proses tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kawasan membutuhkan koordinasi lintas instansi.

Pemerintah daerah perlu memastikan status aset, pembiayaan, pemanfaatan, hingga pengelolaan dapat berjalan dalam satu kerangka yang jelas.

Pembangunan Masuk Tahap Perencanaan

Rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen sebelumnya telah masuk dalam agenda pembangunan daerah.

Dalam penjelasan Pemkab Malang pada Juni 2026, pembangunan alun-alun pada 2026 difokuskan pada tahap perencanaan dan pengadaan lahan, sedangkan konstruksi ditargetkan dapat dimulai pada 2027.

Pada Mei 2026, Pemkab Malang juga menyampaikan rencana pengembangan alun-alun di kawasan sekitar Stadion Kanjuruhan.

Lokasi tersebut menjadi bagian dari pembahasan pemerintah daerah dalam menyiapkan ruang publik baru di Kepanjen.

Perkembangan pada September menunjukkan bahwa pemerintah masih melakukan pematangan berbagai aspek sebelum pembangunan direalisasikan.

Peninjauan aset, pembahasan skema pemanfaatan, serta koordinasi dengan kementerian dan lembaga menjadi bagian dari proses tersebut.

Potensi Jadi Ruang Publik dan Aktivitas Wisata

Keberadaan Alun-Alun Kepanjen nantinya dapat menambah ruang publik di pusat pemerintahan Kabupaten Malang.

Kawasan terbuka seperti alun-alun juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat, kegiatan komunitas, agenda daerah, maupun aktivitas olahraga sesuai konsep pengelolaannya.

Jika dikembangkan dengan fasilitas pendukung yang memadai, kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat di Kepanjen.

Pengelolaan yang terencana juga diperlukan agar fungsi ruang publik tetap berjalan dan dapat digunakan secara nyaman.

Bagi sektor wisata, ruang publik baru dapat menjadi bagian dari rangkaian kunjungan ketika terhubung dengan destinasi, kuliner, kegiatan budaya, dan agenda masyarakat di sekitarnya.

Namun, pemanfaatan sebagai ruang pendukung pariwisata tetap bergantung pada konsep akhir pembangunan dan pengelolaan kawasan.

Pengembangan kawasan juga perlu mempertimbangkan hubungan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran ruang publik dapat membuka peluang bagi kegiatan UMKM, kuliner, komunitas, dan agenda budaya apabila konsep pengelolaannya mendukung.

Karena itu, pembahasan mengenai fungsi kawasan menjadi penting agar fasilitas yang dibangun nantinya memiliki manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas Kabupaten Malang secara berkelanjutan untuk masyarakat.

Baca juga: Pandanajeng Culture Carnival Meriah, Potensi Wisata Budaya Kabupaten Malang Disorot

Saat ini, Pemkab Malang masih berfokus menyelesaikan aspek administrasi, aset, pembiayaan, akses, dan pengelolaan.

Setelah tahapan tersebut selesai, rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen diharapkan dapat bergerak menuju tahap berikutnya sesuai perencanaan pemerintah daerah.

Leave a Comment