Breaking

Wisata Heritage Malang, Ini Tempat Menarik untuk Menyusuri Jejak Sejarah Kota

jed timo

16 September 2026

Wisata Heritage Malang, Ini Tempat Menarik untuk Menyusuri Jejak Sejarah Kota
Malang tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga kawasan bersejarah yang menyimpan cerita tentang perkembangan kota dari masa ke masa.

malangcozycom – Malang tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga kawasan bersejarah yang menyimpan cerita tentang perkembangan kota dari masa ke masa.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan suasana berbeda, wisata heritage Malang bisa menjadi pilihan karena sejumlah bangunan, jalan, kawasan permukiman, hingga museum masih berkaitan dengan sejarah Kota Malang.

Kayutangan Heritage, Menikmati Suasana Malang Tempo Dulu

Kayutangan Heritage menjadi sebuah kawasan yang mudah dijangkau untuk memulai perjalanan wisata sejarah di Kota Malang.

Kawasan ini berada di koridor Jalan Basuki Rachmat dan mencakup lingkungan Kampung Kayutangan yang memiliki bangunan lama serta berbagai aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kota Malang mencatat Kayutangan sebagai destinasi wisata unggulan yang menawarkan pengalaman berupa kampung heritage, bangunan cagar budaya, kuliner, serta tempat usaha kreatif.

Kawasan tersebut juga memiliki sejumlah rumah lama yang menjadi bagian dari daya tarik wisata.

Keunikan Kayutangan bukan hanya terletak pada tampilan bangunannya.

Pengunjung dapat berjalan menyusuri gang kampung, melihat aktivitas warga, menikmati kuliner, sekaligus mengenal cerita yang melekat pada kawasan tersebut.

Baca juga: Desa Wisata Sumbergondo Batu Masuk 10 Besar Jawa Timur, Ini Potensinya

Alun-Alun Tugu dan Balai Kota Malang

Perjalanan heritage dapat dilanjutkan menuju kawasan Jalan Tugu.

Di area ini terdapat Alun-Alun Tugu dan Balai Kota Malang yang menjadi bagian dari lanskap bersejarah Kota Malang.

Pemerintah Kota Malang menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu peninggalan yang masih dapat disaksikan hingga sekarang.

Alun-Alun Tugu juga berada di depan Balai Kota dan memiliki taman serta kolam yang menjadi salah satu ruang publik ikonik di pusat kota.

Lokasinya yang berada tidak jauh dari Kayutangan membuat kawasan ini cocok dimasukkan dalam satu rute perjalanan.

Wisatawan dapat menikmati suasana kota sambil mengamati arsitektur bangunan dan ruang terbuka yang memiliki karakter berbeda dibandingkan kawasan perkotaan modern.

Jalan Ijen dan Jejak Sejarah Kota

Jalan Ijen juga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain dari wisata heritage Malang.

Koridor ini dikenal dengan suasana jalan yang memiliki karakter arsitektur dan tata ruang khas.

Kawasan Ijen juga berkaitan dengan sejumlah bangunan bersejarah, termasuk Gereja Ijen dan Museum Brawijaya.

Pemerintah Kota Malang memasukkan beberapa lokasi tersebut dalam daftar bangunan serta destinasi yang berkaitan dengan sejarah kota.

Menjelajahi kawasan Ijen dapat dilakukan dengan menikmati suasana jalan perlahan.

Pengunjung sebaiknya tetap memperhatikan lalu lintas karena kawasan tersebut merupakan ruang publik yang juga digunakan untuk aktivitas warga setiap hari.

Museum Brawijaya untuk Menambah Wawasan Sejarah

Wisata heritage tidak selalu berupa bangunan tua atau kawasan perkotaan.

Museum juga dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah karena menyimpan koleksi dan informasi yang membantu pengunjung memahami masa lalu.

Museum Brawijaya yang berada di kawasan Ijen termasuk salah satu objek wisata sejarah yang tercantum dalam informasi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang.

Tempat seperti museum dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengisi perjalanan dengan kegiatan edukatif.

Selain Museum Brawijaya, Kota Malang juga memiliki sejumlah museum dan objek sejarah lain yang dapat dipertimbangkan sesuai minat.

Dengan begitu, perjalanan heritage tidak hanya berorientasi pada foto, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal cerita kota secara lebih mendalam.

Jembatan Brawijaya dan Rencana Koridor Wisata Terpadu

Pengembangan wisata heritage Malang juga diarahkan agar sejumlah kawasan bersejarah dapat saling terhubung.

Pada 2026, Pemerintah Kota Malang menyebut penataan Jembatan Brawijaya di kawasan Splendid sebagai salah satu langkah awal pengembangan kawasan wisata heritage terpadu.

Rencana tersebut mencakup konektivitas antara Kayutangan Heritage, Alun-Alun Merdeka, Balai Kota Malang, Alun-Alun Tugu, Stasiun Kota Baru, hingga kawasan Splendid.

Konsep ini diharapkan membuat wisatawan dapat menikmati lebih banyak titik sejarah dalam satu perjalanan.

Di kawasan Kayutangan, pemerintah juga menyoroti Stadsklok atau Tugu Jam Kayutangan yang memiliki nilai sejarah.

Pada September 2026, Pemkot Malang menyampaikan rencana memperkuat narasi sejarah Stadsklok agar kawasan tersebut dapat berkembang sebagai tujuan wisata sejarah baru.

Menikmati Wisata Heritage dengan Lebih Nyaman

Wisata heritage Malang dapat dinikmati dengan konsep perjalanan yang santai.

Wisatawan bisa memilih kawasan yang berdekatan agar waktu perjalanan lebih efisien, kemudian menggabungkan aktivitas berjalan kaki, menikmati kuliner, mengunjungi museum, dan mengamati bangunan bersejarah.

Saat berkunjung, penting untuk menghormati bangunan dan lingkungan sekitar.

Sebagian kawasan heritage merupakan ruang hidup masyarakat sehingga wisatawan perlu menjaga kebersihan, tidak merusak bagian bangunan, serta mengikuti aturan yang berlaku.

Dengan pilihan Kayutangan, kawasan Tugu, Jalan Ijen, museum, hingga koridor heritage yang dikembangkan, Malang memiliki banyak cara untuk menikmati sejarah kota.

Baca juga: Bukan Cuma Pantai, Ini Deretan Destinasi Wisata Malang yang Wajib Dijelajahi

Wisata jenis ini cocok bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya mengandalkan panorama, tetapi juga cerita, arsitektur, dan kehidupan masyarakat.

Leave a Comment