Breaking

Rp6 Miliar Disiapkan untuk Tambah Pos dan Armada Damkar Kabupaten Malang

jed timo

11 September 2026

Rp6 Miliar Disiapkan untuk Tambah Pos dan Armada Damkar Kabupaten Malang
Kebutuhan memperkuat layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Malang kembali menjadi perhatian seiring luasnya wilayah dan masih terbatasnya pos serta armada yang tersedia.

malangcozycom – Kebutuhan memperkuat layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Malang kembali menjadi perhatian seiring luasnya wilayah dan masih terbatasnya pos serta armada yang tersedia.

Penambahan Pos Damkar Jadi Perhatian

Kabupaten Malang memiliki wilayah yang luas dengan 33 kecamatan, sehingga persebaran layanan pemadam kebakaran menjadi tantangan tersendiri.

Kondisi tersebut mendorong DPRD Kabupaten Malang meminta pemerintah daerah menambah pos Damkar agar jangkauan pelayanan semakin merata.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza menyebut saat ini baru terdapat empat pos Damkar, yakni di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Singosari, Kepanjen, dan Pujon.

Menurutnya, jumlah tersebut belum ideal untuk memberikan pelayanan cepat di seluruh wilayah.

DPRD mendorong jumlah pos ditambah menjadi tujuh titik. Wilayah Malang Selatan dan Malang Timur menjadi perhatian karena jarak pelayanan dari pos yang tersedia masih cukup jauh.

Respons Cepat Menjadi Pertimbangan Utama

Penambahan pos bukan sekadar persoalan memperbanyak bangunan pelayanan.

Keberadaan pos di lokasi yang tepat diharapkan dapat memperpendek jarak tempuh petugas ketika menerima laporan kebakaran.

Amarta Faza menyebut standar waktu tanggap pemadam kebakaran menjadi salah satu pertimbangan dalam mendorong penambahan pos.

Dengan lokasi yang lebih dekat, petugas diharapkan dapat bergerak lebih cepat sebelum api berkembang dan menyebabkan kerusakan lebih besar.

Penguatan layanan juga perlu mempertimbangkan pemetaan risiko kebakaran dan waktu tempuh menuju lokasi kejadian. Dengan pendekatan tersebut, penentuan titik pos dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap kawasan.

Baca juga: Kebakaran Melanda Ruang Gizi RSSA Malang, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Armada Damkar Masih Membutuhkan Penguatan

Selain jumlah pos, kesiapan kendaraan pemadam juga menjadi perhatian.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Indra Gunawan mengatakan pihaknya memiliki 10 unit mobil pemadam kebakaran.

Namun, hanya enam unit yang saat ini dapat dioperasikan, sementara empat armada lainnya masih menjalani perbaikan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan apabila terjadi kebakaran secara bersamaan di beberapa wilayah.

Keterbatasan armada membuat pemerintah daerah perlu memperkuat sarana operasional agar penanganan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan dari wilayah sekitar.

Indra menyebut idealnya setiap pos Damkar memiliki dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil rescue.

Kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa penambahan pos harus berjalan bersamaan dengan kesiapan kendaraan dan personel.

Kebutuhan Personel Juga Jadi Tantangan

Penguatan Damkar tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan pos dan pengadaan kendaraan.

Ketersediaan petugas menjadi bagian penting agar setiap fasilitas dapat beroperasi secara optimal.

Indra menyampaikan satu regu idealnya terdiri dari lima personel.

Namun, kondisi saat ini satu regu baru diperkuat tiga personel.

Kekurangan sumber daya manusia tersebut perlu menjadi perhatian ketika pemerintah merencanakan penambahan pos.

Jika jumlah pos bertambah tetapi tidak diikuti personel yang mencukupi, kemampuan pelayanan belum tentu meningkat secara maksimal.

Karena itu, kebutuhan tenaga pemadam, pelatihan, perlengkapan keselamatan, serta pembagian tugas perlu dihitung dalam perencanaan.

Risiko Kebakaran Masih Perlu Diantisipasi

Kebutuhan penguatan Damkar juga berkaitan dengan karakter wilayah Kabupaten Malang.

Kawasan permukiman, lahan pertanian, perkebunan, hutan, hingga area usaha memiliki potensi risiko kebakaran yang berbeda.

Pada awal September 2026, misalnya, Damkar Kabupaten Malang menangani kebakaran kandang ayam di Ngajum dan kebakaran lahan tebu di Jabung pada hari yang sama.

Penanganan tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan armada ketika kejadian muncul di lokasi berbeda.

Selain pemadaman, pencegahan tetap menjadi bagian penting.

Masyarakat perlu mendapatkan edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan, pembakaran sampah, penggunaan listrik, serta aktivitas lain yang dapat memicu api.

Penguatan Damkar Disiapkan Bertahap

Penguatan layanan Damkar Kabupaten Malang mulai diarahkan melalui penambahan pos, kendaraan, personel, dan perlengkapan pendukung.

Satpol PP Kabupaten Malang sebelumnya mengusulkan tambahan dua unit armada melalui APBD 2027 dengan nilai sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, DPRD mendorong penambahan tiga pos, sedangkan Satpol PP untuk sementara mengusulkan satu pos tambahan di Kecamatan Wajak.

Perbedaan jumlah tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan dan kajian kebutuhan pelayanan.

Dengan kondisi tersebut, penguatan Damkar perlu dilakukan berdasarkan prioritas wilayah dan kemampuan anggaran daerah.

Penambahan fasilitas juga perlu dibarengi perawatan armada, kesiapan personel, serta koordinasi dengan masyarakat dan relawan.

Langkah tersebut diharapkan membuat pelayanan kebakaran di Kabupaten Malang semakin merata.

Baca juga: Jalan Tol Singosari Malang Dipenuhi Bunga Tabebuya

Bukan hanya jumlah kendaraan yang bertambah, tetapi kemampuan petugas menjangkau lokasi dan memberikan penanganan cepat juga menjadi ukuran penting dalam meningkatkan keselamatan masyarakat.

Leave a Comment