Breaking

Kebakaran Melanda Ruang Gizi RSSA Malang, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

jed timo

10 September 2026

Kebakaran Melanda Ruang Gizi RSSA Malang, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api
Kebakaran melanda area Instalasi Gizi RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9/2026) sore.

malangcozycom – Kebakaran melanda area Instalasi Gizi RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9/2026) sore.

Api di area pengelolaan makanan pasien tersebut segera ditangani tim internal rumah sakit sebelum petugas Pemadam Kebakaran Kota Malang tiba di lokasi.

Kebakaran Terjadi di Ruang Gizi RSSA Malang

Peristiwa terjadi di bagian selatan Instalasi Gizi RSSA yang digunakan untuk mengelola makanan pasien.

Berdasarkan keterangan Humas RSSA Muhammad Syamsul Bakhri, area yang terbakar bukan bagian pelayanan pasien.

Namun, asap dari lokasi kejadian sempat masuk ke area perawatan anak sehingga rumah sakit mengambil langkah antisipasi.

Laporan kebakaran diterima Mako Damkar Kota Malang sekitar pukul 14.57 WIB. Saat petugas tiba, api telah tersebar di beberapa titik.

Kondisi plafon di area yang terbakar juga sudah hangus dan roboh.

Material yang berada di sekitar lokasi, seperti peralatan dapur, bahan makanan, selimut, dan seprai di ruang laundry, turut menjadi bahan yang terbakar.

Petugas Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman

Penanganan awal dilakukan tim internal RSSA menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR.

Tim juga memanfaatkan fasilitas hidran rumah sakit sebelum bantuan pemadam kebakaran datang.

Respons tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegahnya meluas ke area lain.

Damkar Kota Malang kemudian mengerahkan lima unit kendaraan, terdiri dari empat unit water supply dan satu unit rescue kajama, dengan dukungan 20 personel.

Petugas bersama tim internal RSSA melakukan pemadaman dari sejumlah titik.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan, api dinyatakan berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.30 WIB.

Petugas memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan sebelum meninggalkan lokasi.

Baca juga: Pelajar Kota Malang Kini Bisa Naik Angkot Gratis, 66 Armada Mulai Beroperasi

Kondisi Ruang Gizi Setelah Kebakaran

Kebakaran berdampak pada area dapur atau Instalasi Gizi serta ruang laundry.

Sejumlah peralatan dapur dan bahan makanan terbakar, sementara material di ruang laundry seperti selimut dan seprai juga terdampak api.

Humas RSSA memastikan peralatan medis tidak terdampak karena titik kebakaran berada di area pengelolaan makanan.

Kerusakan paling berat disebut terjadi pada bangunan dapur. Rumah sakit belum menyampaikan nilai kerugian material karena proses pendataan masih dilakukan.

Situasi Pasien dan Aktivitas Rumah Sakit

Asap yang menyebar ke sekitar lokasi membuat rumah sakit mengevakuasi 19 pasien anak sebagai langkah pencegahan.

Mereka dipindahkan sementara ke Grand Pavilion menggunakan kursi roda dengan pendampingan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan.

Seluruh pasien yang dievakuasi dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak membutuhkan oksigen maupun alat bantu pernapasan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Di sisi pelayanan, aktivitas medis RSSA tetap berjalan.

Instalasi Gawat Darurat atau IGD tetap beroperasi, termasuk menerima pasien yang datang menggunakan ambulans rujukan.

Kondisi tersebut menunjukkan penanganan kebakaran dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan layanan rumah sakit.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena area Instalasi Gizi memiliki fungsi penting dalam mendukung kebutuhan makanan pasien.

Meski demikian, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa kejadian berlangsung ketika makanan pasien sudah selesai disiapkan dan siap didistribusikan.

Dengan kondisi itu, kebutuhan makanan pada hari kejadian tetap dapat dipenuhi.

Rumah sakit juga tidak menghentikan penerimaan pasien rujukan.

Langkah ini dilakukan karena titik kebakaran berada di fasilitas pengelolaan makanan, bukan ruang pelayanan medis.

Pemisahan area terdampak dengan fasilitas pelayanan menjadi bagian penting dalam menjaga kegiatan rumah sakit tetap berlangsung selama proses penanganan dan pemulihan secara bertahap dan terukur.

Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penanganan

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Pihak RSSA menyatakan proses investigasi masih dilakukan bersama pihak berwenang untuk mengetahui sumber awal api dan penyebab kejadian.

Informasi mengenai dugaan korsleting listrik muncul dalam sejumlah laporan setelah kejadian, tetapi hal tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab berdasarkan hasil investigasi dan olah tempat kejadian.

Penanganan dan Evaluasi Pascakebakaran

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa.

Area terdampak juga perlu diamankan sebelum digunakan kembali untuk aktivitas rumah sakit.

Manajemen RSSA memastikan pelayanan medis tetap berjalan meskipun fasilitas dapur dan laundry mengalami dampak kebakaran.

Untuk kebutuhan makanan pasien, rumah sakit menyiapkan langkah operasional agar distribusi makanan tetap berlangsung.

Kejadian ini juga menjadi perhatian terhadap kesiapan sistem tanggap darurat di lingkungan rumah sakit.

Baca juga: DPRD Kota Malang Luruskan Isu Penghentian MBG, Tak Ada Keputusan Resmi

Latihan dan simulasi yang rutin dilakukan membantu petugas mengambil tindakan cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Dengan api yang berhasil dikendalikan dan pasien tetap dalam kondisi aman, penanganan selanjutnya berfokus pada pemeriksaan penyebab, pendataan kerusakan, serta pemulihan fasilitas yang terdampak.

Leave a Comment