Breaking

Pertamina Tambah Suplai BBM di Malang, Stok Dipastikan Tetap Aman

jed timo

10 September 2026

Pertamina Tambah Suplai BBM di Malang, Stok Dipastikan Tetap Aman

malangcozycom – Kebutuhan bahan bakar minyak di Malang Raya meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Untuk menjaga ketersediaan di tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum, Pertamina menambah pasokan dari Depo Malang hingga sekitar 20 persen.

Pertamina Tambah Suplai BBM untuk Antisipasi Lonjakan Permintaan

Penambahan suplai dilakukan setelah Pertamina melihat adanya peningkatan konsumsi BBM di wilayah Malang Raya.

Sales Branch Manager Pertamina Malang Imam Rizky menjelaskan, penyaluran gasoline, termasuk Pertalite, yang dalam kondisi normal berada di kisaran 700 kiloliter per hari kini ditingkatkan menjadi sekitar 888 kiloliter per hari.

Penyesuaian juga dilakukan terhadap pasokan Solar.

Jika sebelumnya berada pada kisaran 280–300 kiloliter per hari, jumlah tersebut ditingkatkan menjadi sekitar 360 kiloliter per hari.

Menurut Imam, tambahan suplai secara keseluruhan mencapai sekitar 20 persen.

Kebijakan tersebut diarahkan agar kebutuhan BBM di SPBU dapat terpenuhi secara optimal ketika konsumsi masyarakat mengalami peningkatan.

Konsumsi Pertalite dan Solar di Malang Raya Meningkat

Pertamina mencatat konsumsi Pertalite di Malang Raya mengalami kenaikan sekitar 6–10 persen.

Sementara itu, konsumsi Solar meningkat sekitar 10–15 persen.

Kenaikan tersebut tidak berdiri sendiri. Aktivitas masyarakat selama Agustus menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong kebutuhan BBM.

Imam menyebut momentum masuknya mahasiswa ke wilayah Malang turut meningkatkan mobilitas, terutama kendaraan roda dua.

Kondisi tersebut membuat permintaan BBM bertambah di tengah aktivitas masyarakat yang kembali padat.

Karena itu, tambahan pasokan menjadi bagian dari respons Pertamina terhadap perubahan kebutuhan di lapangan.

Data mengenai peningkatan konsumsi tersebut juga menjadi dasar penting untuk melihat kondisi BBM secara lebih utuh.

Bertambahnya antrean di sejumlah SPBU tidak otomatis menunjukkan stok habis, karena permintaan yang meningkat dapat membuat proses pengisian berlangsung lebih padat.

Baca juga: DPRD Kota Malang Luruskan Isu Penghentian MBG, Tak Ada Keputusan Resmi

Peralihan dari Pertamax ke Pertalite Picu Antrean SPBU

Perubahan pola konsumsi juga berkaitan dengan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Menurut Pertamina, sebagian pengguna yang sebelumnya mengonsumsi Pertamax beralih menggunakan Pertalite yang memiliki harga lebih rendah.

Peralihan tersebut meningkatkan tekanan permintaan terhadap BBM bersubsidi.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan kondisi itu dapat menyebabkan antrean di sejumlah SPBU karena Pertalite kini lebih banyak dipilih masyarakat.

Antrean yang muncul kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah.

Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, keberadaan antrean tersebut tidak berarti persediaan BBM di Malang mengalami kelangkaan.

Wahyu meminta masyarakat tidak mudah khawatir terhadap informasi mengenai ketersediaan BBM.

Pemerintah bersama pihak terkait terus memantau kondisi di lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.

Pemkot Malang Pastikan Stok BBM Tetap Tersedia

Pemerintah Kota Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID melakukan inspeksi mendadak di SPBU Ciliwung pada Selasa, 8 September 2026.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sekaligus keterjangkauan kebutuhan BBM bagi masyarakat.

Dalam pengecekan tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Pertamina menunjukkan stok BBM masih tersedia dan penyaluran tetap berjalan.

Pemerintah juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik dengan adanya antrean.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan perubahan pola konsumsi tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan BBM sehari-hari.

Jaminan tersebut penting karena antrean kendaraan di SPBU dapat menimbulkan kekhawatiran apabila tidak disertai informasi yang jelas.

Dengan adanya pemantauan langsung dan koordinasi bersama Pertamina, pemerintah berupaya memastikan informasi mengenai stok disampaikan berdasarkan kondisi di lapangan.

Pertamina Pantau Ketersediaan BBM di SPBU

Penambahan pasokan dari Depo Malang menjadi langkah Pertamina menghadapi kenaikan konsumsi.

Gasoline yang mencakup Pertalite dinaikkan menjadi sekitar 888 kiloliter per hari, sedangkan Solar mencapai sekitar 360 kiloliter per hari.

Pertamina berharap peningkatan distribusi tersebut dapat membantu menjaga ketersediaan BBM di SPBU.

Penyaluran yang lebih besar juga memungkinkan kebutuhan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas dapat dilayani dengan lebih baik.

Di sisi lain, kondisi konsumsi tetap perlu dipantau karena pola penggunaan BBM dapat berubah mengikuti harga, aktivitas masyarakat, dan mobilitas di wilayah Malang Raya.

Informasi dari pemerintah daerah dan Pertamina menjadi rujukan penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang sesuai mengenai kondisi pasokan.

Langkah ini juga menunjukkan pentingnya penyesuaian distribusi berdasarkan kebutuhan aktual.

Ketika konsumsi meningkat, tambahan pasokan dapat membantu menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan di SPBU.

Pemantauan pemerintah daerah bersama Pertamina menjadi penting untuk memastikan distribusi berjalan dan masyarakat memperoleh akses BBM tanpa kepanikan akibat informasi yang belum terverifikasi.

Dengan stok yang disebut masih tersedia dan tambahan suplai sekitar 20 persen, pemerintah dan Pertamina terus menjaga agar kebutuhan BBM masyarakat Malang Raya tetap terpenuhi.

Baca juga: Kebakaran Melanda Ruang Gizi RSSA Malang, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian berlebihan hanya karena adanya antrean, serta mengacu pada informasi resmi ketika muncul kabar mengenai ketersediaan BBM.

Leave a Comment