Breaking

Pemadaman TPA Supit Urang Berubah Strategi, Petugas Fokus Cari Bara Api Tersembunyi

jed timo

4 November 2026

Pemadaman TPA Supit Urang Berubah Strategi, Petugas Fokus Cari Bara Api Tersembunyi
Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih berlanjut hingga Rabu, 4 November 2026.

malangcozycom – Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih berlanjut hingga Rabu, 4 November 2026.

Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan titik panas di bagian dalam tumpukan sampah benar-benar padam.

Memasuki hari ke-15, strategi penanganan lebih difokuskan pada pencarian bara api tersembunyi atau hidden fire.

Bara yang tertinggal di bawah timbunan sampah menjadi tantangan karena tidak selalu terlihat sebagai kobaran api, tetapi dapat diketahui melalui asap yang mengepul dari permukaan.

Water Bombing Dihentikan Sementara

Operasi pemadaman dari udara atau water bombing dihentikan sementara sejak beberapa hari sebelumnya.

Penghentian dilakukan setelah titik api di permukaan maupun bagian dalam timbunan sampah dilaporkan berkurang.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, menyampaikan bahwa petugas masih bersiaga untuk menghadapi kemungkinan munculnya api terbuka.

Jika kobaran ditemukan, petugas akan segera melakukan pemadaman.

Baca juga: Bara Api TPA Supit Urang Masih Tertanam hingga Kedalaman 3 Meter, Pemadaman Terus Dilakukan

Namun, ketika tidak ada api terbuka, fokus diarahkan pada pencarian bara yang masih tersembunyi.

Pandu menyebut perkembangan penanganan sudah terlihat.

Meski demikian, luasan area yang benar-benar padam masih dalam proses asesmen oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Penanganan Difokuskan pada Dua Zona

Petugas Damkar Kota Malang dan Kabupaten Malang masih bekerja di dua area utama, yakni zona old sanitary landfill dan new sanitary landfill.

Kedua zona tersebut menjadi perhatian karena titik panas masih berpotensi muncul dari bagian dalam timbunan sampah.

Petugas melakukan penanganan secara bertahap agar proses pembasahan dapat menjangkau bagian yang masih menyimpan panas.

Pemadaman tidak hanya dilakukan dengan menyiram permukaan.

Sampah perlu diurai terlebih dahulu agar bara yang tersembunyi bisa ditemukan dan dijangkau oleh semprotan air.

Asap Menjadi Indikator Bara Tersembunyi

Asap yang masih mengepul dari tumpukan sampah menjadi salah satu petunjuk bagi petugas untuk menentukan titik penanganan.

Ketika asap terlihat, tim akan memeriksa bagian tersebut untuk mencari sumber panas.

Pada penanganan sebelumnya, bara api dilaporkan masih ditemukan hingga kedalaman hampir tiga meter.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemadaman di permukaan belum tentu memastikan seluruh sumber panas di bawahnya telah padam.

Karena itu, proses penguraian timbunan menjadi bagian penting dalam penanganan.

Setelah titik bara ditemukan, petugas melakukan penyemprotan dan pembasahan untuk menekan kemungkinan api kembali menyala.

Kolaborasi Damkar dan DLH

Penanganan kebakaran melibatkan kerja sama antara petugas pemadam kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

DLH membantu mengurai atau menggali timbunan sampah menggunakan alat berat, sedangkan Damkar melakukan penyemprotan dan pendinginan.

Pola kerja tersebut dilakukan secara berurutan. Penguraian diperlukan agar air dapat menjangkau bagian dalam timbunan, sementara pembasahan dilakukan untuk menurunkan suhu pada titik yang masih mengeluarkan asap.

Petugas juga tetap memperhatikan keselamatan personel selama bekerja. Kondisi timbunan sampah yang tidak stabil dan keberadaan bara tersembunyi membuat proses penanganan perlu dilakukan secara hati-hati.

Operasi Pemadaman Masih Berlangsung

Kebakaran TPA Supit Urang pertama kali dilaporkan pada 21 Oktober 2026.

Hingga 4 November, petugas gabungan masih melanjutkan pemadaman dan pembasahan di lokasi.

Masa tanggap darurat berdasarkan keputusan Wali Kota Malang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026.

Namun, petugas berharap penanganan dapat diselesaikan lebih cepat agar kebakaran tidak terus berlarut.

Penghentian sementara water bombing bukan berarti penanganan telah selesai.

Baca juga: Longsor Kabupaten Malang Capai 75 Kejadian dalam 10 Bulan, Pujon Jadi Wilayah Paling Rawan

Pemantauan, pencarian bara tersembunyi, dan pembasahan masih menjadi bagian utama operasi hingga area terdampak dinyatakan aman.

Masyarakat di sekitar TPA diimbau mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, terutama mengenai perkembangan penanganan dan kondisi asap di lapangan.

Leave a Comment