Breaking

Indonesia Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Bulu Tangkis Putra Tundukkan China

jed timo

25 September 2026

Indonesia Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Bulu Tangkis Putra Tundukkan China
Indonesia meraih medali emas pertama pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui tim bulu tangkis beregu putra setelah menundukkan China dengan skor 3-2 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9/2026).

malangcozycom – Indonesia meraih medali emas pertama pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui tim bulu tangkis beregu putra setelah menundukkan China dengan skor 3-2 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9/2026).

Kemenangan tersebut menjadi emas perdana kontingen Indonesia pada ajang multicabang Asia 2026.

Hasil itu juga memastikan tim putra Indonesia menggagalkan upaya China menyapu gelar beregu putra dan putri setelah tim putri China lebih dahulu meraih emas.

Indonesia Sempat Tertinggal 0-2 dari China

Pertandingan final berlangsung ketat dan memakan waktu sekitar enam jam. Indonesia harus menghadapi situasi sulit setelah kehilangan dua partai awal sehingga tertinggal 0-2.

Pada partai pertama, Jonatan Christie menghadapi tunggal putra China Shi Yuqi. Jonatan harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 13-21, 18-21.

Kekalahan berlanjut pada partai kedua. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi Liang Weikeng/Wang Chang.

Pasangan Indonesia kalah melalui pertarungan tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, 14-21.

Hasil tersebut membuat China hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar beregu putra.

Namun, Indonesia mampu mengubah jalannya pertandingan pada tiga partai berikutnya.

Baca juga: Indonesia Ukir Hasil di Panjat Tebing Dunia, Raji’ah dan Kadek Raih Perak di Chongqing

Alwi Farhan Buka Jalan Kebangkitan

Harapan Indonesia mulai terbuka pada partai ketiga melalui Alwi Farhan. Ia menghadapi Li Shifeng dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 23-21, 15-21, 21-16.

Kemenangan Alwi membuat kedudukan berubah menjadi 1-2.

Momentum kemudian berlanjut pada partai keempat yang mempertemukan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan He Ji Ting/Liu Yi.

Leo/Daniel tampil efektif dan mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-10.

Hasil tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui partai kelima.

Partai penentu kemudian menjadi panggung bagi Mohammad Zaki Ubaidillah. Tunggal putra yang akrab disapa Ubed itu menghadapi Weng Hongyang dalam pertandingan yang menentukan peraih emas.

Zaki Ubaidillah Kunci Emas Indonesia

Ubed mampu mengatasi tekanan pada partai terakhir dan menundukkan Weng Hongyang dalam dua gim.

Ia menang dengan skor 23-21, 21-13.

Kemenangan tersebut memastikan Indonesia berbalik unggul 3-2 sekaligus membawa pulang medali emas dari nomor beregu putra.

Usai pertandingan, Ubed mengakui ada ketegangan ketika harus tampil sebagai penentu.

Namun, ia berusaha menjaga fokus dan tidak membiarkan tekanan mengganggu permainan.

Menurut laporan ANTARA, Ubed menyebut dirinya sempat tegang pada awal pertandingan.

Dukungan pelatih dan upaya untuk tetap tenang membantu dirinya menjalani laga penentuan tersebut.

Final ini sekaligus menjadi pertandingan penting bagi Indonesia karena tim harus bangkit setelah berada dalam posisi tertinggal.

Dua kemenangan pada partai ketiga dan keempat menjadi penghubung sebelum Ubed menyelesaikan perjuangan pada laga terakhir.

Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Keberhasilan tim beregu putra membuat bulu tangkis menjadi cabang olahraga pertama yang menyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pada penutupan rangkaian pertandingan Kamis, Indonesia tercatat mengoleksi satu emas, empat perak, dan 15 perunggu.

Tambahan emas dari bulu tangkis turut mengangkat posisi Indonesia dalam klasemen sementara perolehan medali.

Selain emas dari bulu tangkis, Indonesia juga mendapatkan medali dari sejumlah cabang olahraga pada hari yang sama.

Tiga perak datang dari menembak nomor 10 meter air pistol beregu putra serta dua nomor rowing, sedangkan tiga perunggu berasal dari kano, sepak takraw, dan sepeda gunung.

Hasil tim bulu tangkis putra juga menjadi pencapaian tersendiri karena Indonesia mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal dua partai.

Perjuangan tersebut menunjukkan bahwa peluang meraih kemenangan tetap terbuka hingga pertandingan terakhir.

Perjuangan Indonesia Masih Berlanjut

Medali emas bulu tangkis beregu putra belum mengakhiri perjuangan kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya.

Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga masih dijadwalkan bertanding untuk menambah koleksi medali.

Chef de Mission kontingen Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan emas pertama tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi atlet dari cabang olahraga lain yang masih berkompetisi.

Dengan keberhasilan itu, perhatian selanjutnya tertuju pada nomor-nomor pertandingan berikutnya.

Indonesia masih memiliki peluang menambah medali dari cabang yang belum menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisinya.

Kemenangan atas China juga memberikan catatan penting bagi perjalanan tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026.

Setelah tertinggal 0-2, Indonesia mampu memenangkan tiga partai secara beruntun dan mengunci emas melalui kemenangan Ubed pada laga kelima.

Baca juga: Hendro Yap dan Violine Intan Pecahkan Rekor Nasional di Asian Games 2026

Hasil tersebut memastikan nama Indonesia tercatat sebagai peraih medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Kemenangan itu sekaligus menambah koleksi prestasi Indonesia di tengah persaingan ketat antarnegara Asia.

Leave a Comment