Breaking

Pj Sekda Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Berkelanjutan

jed timo

14 September 2026

Pj Sekda Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi Berkelanjutan
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, generasi muda dinilai memiliki posisi penting untuk ikut membangun sistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertahan menghadapi berbagai guncangan.

malangcozycom – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, generasi muda dinilai memiliki posisi penting untuk ikut membangun sistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertahan menghadapi berbagai guncangan.

Pj Sekda Soroti Peran Strategis Generasi Muda

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Malang R. Dandung Julhardjanto menyampaikan dorongan tersebut saat mewakili Wali Kota Malang dalam International Seminar CIES Economics Club (CEC) II x 12th SEVENTSEAS 2026 di Gedung F Lantai 7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Minggu (13/9/2026).

Seminar internasional yang diselenggarakan KSEI CIES FEB UB itu mengangkat tema “Fragile Systems, Recurring Crises: How Can Islamic Economics Build Resilience in an Era of Global Shocks?”.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dan civitas akademika, sehingga menjadi ruang untuk membahas tantangan ekonomi sekaligus mencari gagasan yang relevan bagi masa depan.

Dandung menilai tema seminar sesuai dengan kondisi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai guncangan.

Krisis keuangan, pandemi, gangguan rantai pasok, dan ketidakpastian global menjadi contoh tantangan yang dapat memengaruhi ketahanan sistem ekonomi.

Menurutnya, tantangan pembangunan tidak berhenti pada upaya mendorong pertumbuhan.

Sistem ekonomi juga perlu memiliki kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, serta bangkit ketika menghadapi tekanan.

Dalam konteks itu, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengambil peran melalui pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan membaca perubahan.

Baca juga: Wali Kota Malang Soroti Lima Jurnalis Hilang, Disebut Sedang Jalankan Tugas Mulia

Mendorong Generasi Muda Lebih Kreatif dan Inovatif

Dandung mengajak generasi muda, khususnya calon ekonom, memanfaatkan forum ilmiah sebagai ruang bertukar gagasan dan merumuskan solusi.

Menurutnya, lingkungan akademik dapat menjadi tempat penting untuk mengembangkan pemikiran yang mampu menjawab persoalan ekonomi secara lebih adaptif.

Perkembangan teknologi juga membuka ruang bagi anak muda untuk menghasilkan gagasan dan inovasi.

Kota Malang sebagai kota pendidikan memiliki ekosistem perguruan tinggi yang dapat mendukung lahirnya riset, ide, serta inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dorongan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat pembangunan.

Mereka juga memiliki peluang menjadi bagian dari proses penciptaan nilai ekonomi melalui pengembangan pengetahuan, inovasi, kewirausahaan, maupun aktivitas ekonomi kreatif.

Ekonomi Berkelanjutan Membutuhkan Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, Dandung menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Kerja sama lintas sektor diperlukan agar gagasan yang lahir dari ruang akademik dapat dikembangkan menjadi solusi yang memiliki manfaat lebih luas.

Kolaborasi juga penting dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah serta ekonomi kreatif yang menjadi bagian dari perekonomian Kota Malang.

Dengan dukungan berbagai pihak, pengembangan kapasitas generasi muda dapat berjalan seiring dengan kebutuhan ekonomi daerah.

Pendekatan tersebut menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari proses pembangunan.

Pertumbuhan ekonomi perlu disertai kemampuan beradaptasi terhadap perubahan serta perhatian terhadap kebermanfaatan yang dapat dirasakan masyarakat.

Penguatan Kompetensi Jadi Bekal Generasi Muda

Peningkatan kapasitas menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Perguruan tinggi memiliki peran dalam menyediakan ruang pembelajaran, penelitian, diskusi, dan pengembangan gagasan yang dapat memperkuat kesiapan mahasiswa.

Forum ilmiah seperti seminar juga dapat mempertemukan mahasiswa dengan perspektif dan pemikiran yang lebih luas.

Kesempatan tersebut membantu generasi muda memahami bahwa persoalan ekonomi tidak selalu dapat diselesaikan dengan satu pendekatan, melainkan membutuhkan analisis dan kolaborasi dari berbagai bidang.

Dalam konteks ekonomi syariah, Dandung menyebut pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu bagian dalam membangun ketahanan ekonomi.

Ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan transaksi keuangan, tetapi juga membawa nilai keadilan, keseimbangan, tanggung jawab, dan kebermanfaatan.

Generasi Muda Didorong Berkontribusi bagi Ekonomi Daerah

Potensi generasi muda diharapkan dapat terus diarahkan untuk mendukung perekonomian Kota Malang.

Keberadaan perguruan tinggi dan ekosistem pendidikan menjadi modal penting untuk mempertemukan pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Penguatan UMKM dan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu ruang kontribusi anak muda.

Namun, pengembangan ekonomi tetap membutuhkan kemampuan membaca peluang, mengelola risiko, serta menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dandung berharap generasi muda dan calon ekonom tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu membawa gagasan ke dalam kontribusi nyata.

Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk membangun ekonomi Kota Malang yang semakin tangguh dan berkelanjutan.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan ekonomi membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan.

Dengan ruang belajar, kolaborasi, dan inovasi yang terus diperkuat, generasi muda dapat mengambil peran lebih besar dalam menjawab tantangan ekonomi sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Bagi Kota Malang, penguatan peran anak muda juga berkaitan dengan kemampuan daerah menjaga daya saing.

Ide yang lahir dari kampus dapat menjadi masukan bagi kebijakan maupun pengembangan usaha apabila didukung jejaring terbuka.

Baca juga: Dinilai Belum Optimal, DPRD Kota Malang Beri Catatan untuk Angkot Pelajar Gratis

Karena itu, pertemuan antara mahasiswa, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat perlu diperkuat.

Forum ini dapat mempertemukan kebutuhan lapangan dengan gagasan akademik, sehingga inovasi dikembangkan memiliki arah dan manfaat bagi perekonomian lokal.

Leave a Comment