Breaking

Mahasiswa Baru Mulai Berdatangan, Ini Titik Jalan Malang yang Rawan Macet

jed timo

14 August 2026

Mahasiswa Baru Mulai Berdatangan, Ini Titik Jalan Malang yang Rawan Macet
Kedatangan mahasiswa baru setiap tahun ikut mengubah pola mobilitas di Kota Malang.

malangcozycom – Kedatangan mahasiswa baru setiap tahun ikut mengubah pola mobilitas di Kota Malang.

Saat kegiatan kampus mulai padat, kendaraan mahasiswa, keluarga, dan pendatang dapat menambah beban sejumlah ruas, terutama kawasan pendidikan.

Karena itu, pengendara perlu mengetahui titik yang berpotensi padat dan menyesuaikan waktu perjalanan.

Kedatangan Mahasiswa Baru Mulai Pengaruhi Lalu Lintas Malang

Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan dengan banyak perguruan tinggi.

Aktivitas penerimaan mahasiswa baru membuat pergerakan menuju kawasan kampus meningkat.

Namun, titik rawan tidak berarti setiap lokasi pasti macet sepanjang hari.

Kepadatan dipengaruhi waktu, agenda kampus, parkir, dan volume kendaraan.

Catatan lalu lintas sebelumnya menunjukkan dampak kegiatan mahasiswa baru terhadap sejumlah ruas sekitar Universitas Brawijaya.

Pada masa orientasi 2023, Dishub Kota Malang menyebut Jalan Veteran, Sigura-Gura, Sumbersari, MT Haryono, dan Mayjend Panjaitan terdampak kepadatan saat kegiatan mahasiswa berakhir.

Kondisi itu dapat menjadi referensi untuk mengantisipasi musim mahasiswa baru.

Kawasan Jalan Veteran dan Sekitar Universitas Brawijaya

Jalan Veteran menjadi salah satu akses penting menuju Universitas Brawijaya.

Aktivitas kendaraan di sekitar gerbang kampus dapat meningkat ketika mahasiswa datang atau pulang bersamaan.

Pada Juni 2026, Satpol PP Kota Malang menempatkan pos pantau di kawasan Jalan Veteran sebagai bagian dari pengendalian kemacetan dan penataan aktivitas sekitar kampus.

Pengendara perlu memperhatikan persimpangan, akses masuk kampus, pejalan kaki, serta kendaraan yang berhenti atau parkir.

Situasi dapat semakin padat ketika agenda penerimaan mahasiswa baru melibatkan banyak peserta dalam waktu berdekatan.

Jalan Soekarno-Hatta dan Kawasan Kampus

Jalan Soekarno-Hatta atau Suhat merupakan koridor penting yang menghubungkan berbagai kawasan Kota Malang.

Ruas ini juga berdekatan dengan fasilitas pendidikan sehingga mobilitas mahasiswa perlu diperhitungkan.

Dishub Kota Malang pada Juni 2026 menutup permanen U-Turn di depan Polinema untuk kendaraan roda empat karena lokasi tersebut kerap mengalami kepadatan.

Kendaraan roda dua masih diperbolehkan menggunakan akses tersebut.

Kebijakan ini menunjukkan pengaturan arus di kawasan pendidikan terus dilakukan.

Jalan MT Haryono, Mayjend Panjaitan, dan Sumbersari

Ketiga ruas tersebut berada dalam jaringan jalan sekitar kampus dan terhubung dengan jalur utama lainnya.

Ketika aktivitas mahasiswa meningkat, tambahan perjalanan dapat memengaruhi arus pada persimpangan dan akses perguruan tinggi.

Pengalaman kegiatan mahasiswa baru UB pada 2023 menunjukkan ketiga ruas tersebut pernah mengalami kepadatan.

Penelitian transportasi juga menempatkan jaringan sekitar UB sebagai kawasan yang perlu diperhatikan karena pergerakan mahasiswa, dosen, karyawan, dan pengunjung dapat meningkatkan arus kendaraan pada jam sibuk.

Baca juga: Tiap Bulan Ada Guru Pensiun, Kota Malang Hadapi Krisis Guru Kelas

Jalan Sigura-Gura dan Akses Kampus di Wilayah Selatan

Jalan Sigura-Gura menjadi bagian dari jaringan akses kawasan pendidikan Malang.

Ruas ini terhubung dengan Jalan Veteran, Sumbersari, dan Bendungan Sutami melalui simpang yang melayani berbagai arah perjalanan.

Studi transportasi kawasan pendidikan Ketawanggede mencatat simpang Sigura-Gura memiliki tingkat kejenuhan tinggi berdasarkan data penelitian.

Artinya, kawasan tersebut perlu diperhatikan ketika volume kendaraan meningkat.

Namun, kondisi aktual dapat berubah sehingga pengendara tetap perlu memeriksa situasi sebelum berangkat.

Titik Lain yang Perlu Diwaspadai Saat Musim Maba

Selain kawasan UB dan jaringan jalan sekitarnya, pengendara perlu memperhatikan Dinoyo, Tlogomas, Gajayana, serta ruas lain yang berdekatan dengan perguruan tinggi.

Kepadatan tidak selalu terjadi bersamaan karena dipengaruhi jadwal perkuliahan, orientasi, perpindahan mahasiswa, dan kegiatan kampus.

Kawasan pendidikan memiliki pola lalu lintas dinamis.

Karena itu, informasi titik rawan sebaiknya dipandang sebagai panduan, bukan kepastian bahwa ruas tersebut macet setiap hari.

Waktu yang Perlu Diantisipasi Pengendara

Periode yang perlu diperhatikan adalah saat mahasiswa dan keluarga bergerak menuju kampus, ketika kegiatan selesai, serta ketika agenda penerimaan berlangsung serentak.

Kepadatan juga dapat muncul pada akhir pekan jika mahasiswa baru bersama keluarga mencari tempat tinggal, membeli kebutuhan, atau menuju lokasi kampus.

Memantau kondisi jalan sebelum berangkat menjadi langkah.

Pengendara dapat memeriksa informasi lalu lintas dan menyiapkan rute alternatif jika jalur utama terlihat padat.

Imbauan bagi Mahasiswa Baru dan Pengendara

Mahasiswa baru dan pengendara sebaiknya menghindari berhenti atau parkir sembarangan di sekitar gerbang kampus.

Kendaraan yang berhenti di badan jalan dapat mempersempit ruang gerak dan memperlambat arus.

Pengguna jalan juga perlu mengikuti arahan petugas ketika dilakukan pengaturan lalu lintas.

Jika memungkinkan, penggunaan transportasi umum, kendaraan bersama, atau berjalan kaki untuk perjalanan pendek dapat mengurangi kendaraan pribadi.

Pengendara yang melintasi kawasan kampus sebaiknya memeriksa informasi lalu lintas terlebih dahulu, memilih jalur alternatif ketika diperlukan, dan memberikan ruang bagi pejalan kaki.

Dengan memahami karakter kawasan pendidikan dan perubahan mobilitas selama musim mahasiswa baru, perjalanan di Kota Malang dapat dipersiapkan baik.

Informasi dari Dishub dan kepolisian tetap menjadi rujukan ketika terdapat rekayasa atau pengaturan lalu lintas terbaru.

Baca juga: Musim Maba, Jembatan Suhat Kota Malang Kembali Dipasang Pagar Tinggi

Leave a Comment