Breaking

Shaquille Izaz Savero Terpilih sebagai BPP HISMI 2026–2028, Bawa Energi Baru bagi Organisasi

Bima Yoga

26 October 2026

Shaquille Izaz Savero Terpilih sebagai BPP HISMI 2026–2028, Bawa Energi Baru bagi Organisasi
Musyawarah Nasional (Munas) III Himpunan Saudagar Mahasiswa Indonesia (HISMI) menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan arah gerak organisasi untuk periode 2026–2028.

 

Malangcozycom – Musyawarah Nasional (Munas) III Himpunan Saudagar Mahasiswa Indonesia (HISMI) menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan arah gerak organisasi untuk periode 2026–2028.

Dalam forum tersebut, Shaquille Izaz Savero resmi terpilih sebagai Presiden Badan Pengurus Pusat (BPP) HISMI periode 2026–2028.

Kegiatan ini diselenggarakan di Meeting Room Minaloka, UPT PMP2KP Surabaya, dan menjadi ruang konsolidasi organisasi untuk melanjutkan perjuangan dalam membangun ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berdaya saing, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Terpilihnya kepemimpinan baru diharapkan menjadi awal penguatan peran HISMI sebagai wadah pengembangan saudagar mahasiswa Indonesia.

Peran tersebut tidak hanya mencakup perluasan jejaring bisnis, tetapi juga peningkatan kapasitas kewirausahaan dan penciptaan peluang usaha yang berdampak bagi masyarakat.

Kepemimpinan Baru, Semangat Pembaruan

Shaquille Izaz Savero merupakan mahasiswa Binus University Malang sekaligus founder Sorabriks dan pelaku usaha di bidang property agency.

Dalam menjalankan kepemimpinan BPP HISMI periode 2026–2028, ia akan didampingi oleh A. Jawahirul Ardli A. sebagai Wakil Presiden BPP HISMI.

A. Jawahirul Ardli A., yang berasal dari STAINIM Sidoarjo, merupakan founder AJAA Group yang bergerak di bidang food and beverage serta layanan jasa.

Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal BPP HISMI dipercayakan kepada Nazheev Ilmi Haqqi, mahasiswa Universitas Airlangga sekaligus co-founder Legalkuy.id yang bergerak di bidang layanan legal dan korporasi.

Komposisi kepemimpinan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, memperluas perspektif kewirausahaan, serta mendorong pengelolaan organisasi yang semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan dunia usaha.

Agung Andika: Estafet Kepemimpinan Harus Membawa HISMI Melangkah Lebih Jauh

Presiden BPP HISMI periode 2024–2026, Agung Andika Nugroho Wicaksono, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sekaligus menghadirkan inovasi dan terobosan untuk membawa HISMI berkembang lebih baik.

Menurut Agung, pergantian kepemimpinan bukan sekadar proses pergantian jabatan, melainkan momentum untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun, mengevaluasi hal-hal yang perlu diperbaiki, serta menghadirkan gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan para anggotanya.

“Harapan saya, siapa pun yang terpilih menjadi Presiden HISMI harus mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta menghadirkan gebrakan dan inovasi baru bagi organisasi. Setiap kepengurusan memiliki tantangan dan zamannya masing-masing. Karena itu, kepemimpinan berikutnya harus mampu melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun, mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki, dan menghadirkan terobosan yang membawa HISMI menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Agung.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program kerja yang terlaksana, tetapi juga oleh manfaat yang dirasakan anggota serta keberlanjutan gerakan yang dibangun.

“Bagi saya, estafet kepemimpinan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan keberlanjutan perjuangan. Presiden yang baru diharapkan mampu memperkuat solidaritas, memperluas jejaring, membuka lebih banyak peluang usaha bagi saudagar mahasiswa, serta memastikan HISMI terus bertumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Saya berharap kepengurusan 2026–2028 dapat membawa HISMI melangkah lebih jauh, dengan semangat kolaborasi, integritas, dan keberanian untuk melakukan perubahan,” tambahnya.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam organisasi.

Capaian kepengurusan sebelumnya diharapkan menjadi fondasi untuk melahirkan inovasi baru, memperkuat tata kelola, dan memperluas manfaat HISMI bagi saudagar mahasiswa di berbagai daerah.

Visi HISMI 2026–2028: Membangun Ekosistem Saudagar Mahasiswa yang Berdaya Saing

Dalam kepemimpinannya, Shaquille Izaz Savero membawa visi untuk mewujudkan HISMI sebagai ekosistem saudagar mahasiswa Indonesia yang berdaya saing, kolaboratif, dan berkelanjutan, serta mampu melahirkan wirausaha muda yang mandiri dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Visi tersebut menempatkan HISMI tidak hanya sebagai wadah berhimpun, tetapi juga sebagai ruang bertumbuh bagi mahasiswa pelaku usaha untuk mengembangkan kapasitas bisnis, memperluas jaringan, membangun kemitraan, dan meningkatkan daya saing usaha.

Baca Juga: Kebakaran TPA Supit Urang Meluas hingga 8 Hektare, Pemkot Malang Siapkan Metode Pemadaman Khusus

Dari Jejaring Menjadi Peluang, dari Pertumbuhan Menjadi Dampak

Di tengah dinamika dunia usaha yang semakin kompetitif, saudagar mahasiswa dituntut untuk memiliki lebih dari sekadar semangat berwirausaha.

Kapasitas manajerial, kemampuan beradaptasi, akses pasar, dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, HISMI diharapkan mampu mengambil peran strategis sebagai penghubung antara mahasiswa pelaku usaha, pengusaha, dunia industri, komunitas bisnis, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui penguatan ekosistem tersebut, pertumbuhan HISMI diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah anggota atau pelaksanaan kegiatan organisasi, tetapi berlanjut pada lahirnya usaha-usaha yang berkembang, terbukanya peluang kolaborasi, terciptanya lapangan kerja, serta kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Munas III HISMI pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif, profesional, dan berkelanjutan.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu meneruskan nilai-nilai baik yang telah dibangun sekaligus menghadirkan pembaruan yang menjawab tantangan zaman.

“Dari Jejaring Menjadi Peluang, dari Peluang Menjadi Pertumbuhan, dan dari Pertumbuhan Menjadi Dampak Nyata bagi Indonesia.”

Semangat tersebut menjadi arah perjuangan BPP HISMI periode 2026–2028 dalam membangun generasi saudagar mahasiswa yang mandiri, kolaboratif, dan berdaya saing, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah organisasi menghadirkan nilai tambah bagi anggota, masyarakat, dan Indonesia.

Dengan terbentuknya kepemimpinan baru melalui Munas III, HISMI diharapkan semakin kokoh sebagai ekosistem pengembangan saudagar mahasiswa Indonesia dan menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi wirausaha muda yang mampu menciptakan peluang, menggerakkan pertumbuhan ekonomi, serta memberikan dampak nyata bagi bangsa.

Leave a Comment