Breaking

Indonesia Raih Perak Esports Pokémon Unite di Asian Games 2026

jed timo

29 September 2026

Indonesia Raih Perak Esports Pokémon Unite di Asian Games 2026
Indonesia menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang esports.

malangcozycom – Indonesia menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang esports.

Tim Pokémon UNITE berhasil membawa pulang medali perak setelah kalah dari tuan rumah Jepang pada pertandingan final di Aichi Sky Expo, Jepang.

Hasil tersebut menjadi catatan penting karena medali perak Pokémon UNITE merupakan medali pertama Indonesia dari cabang esports dalam sejarah keikutsertaan pada Asian Games.

Tim Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 1-3 setelah sempat memenangkan gim pembuka.

Perjalanan Indonesia Menuju Final

Perjalanan tim Indonesia menuju pertandingan puncak berlangsung cukup panjang.

Pada fase Grup B, Indonesia menghadapi Hong Kong dan Singapura.

Dua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Indonesia, masing-masing melalui skor 2-1.

Kemenangan atas Singapura juga memastikan Indonesia menjadi juara Grup B dan berhak melanjutkan perjalanan ke babak perempat final.

Setelah melewati fase grup, persaingan semakin ketat karena setiap pertandingan menentukan langkah menuju perebutan medali.

Di perempat final, Indonesia menghadapi Malaysia dan berhasil menang 2-0.

Hasil tersebut membawa skuad Merah Putih ke semifinal untuk menghadapi Filipina.

Indonesia kembali tampil efektif dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-0, sehingga tiket final berhasil diamankan.

Baca juga: Indonesia Menang 3-0 atas Kyrgistan di Asian Games 2026, Tim Voli Putra Tampil Dominan

Indonesia Sempat Unggul atas Jepang

Partai final mempertemukan Indonesia dengan Jepang sebagai tuan rumah.

Indonesia mengawali pertandingan dengan permainan yang mampu memberikan tekanan kepada lawan dan berhasil mengambil gim pertama.

Keunggulan 1-0 membuat Indonesia memiliki peluang untuk menjaga momentum hingga akhir pertandingan.

Namun, Jepang kemudian melakukan penyesuaian permainan dan mampu membalikkan keadaan.

Jepang berhasil memenangkan tiga gim berikutnya sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-3.

Dengan hasil tersebut, Jepang meraih medali emas, sedangkan Indonesia memperoleh medali perak.

Korea Selatan dan Filipina menjadi peraih medali perunggu pada nomor tersebut.

Menurut laporan pertandingan, setiap gim berlangsung selama 10 menit.

Persaingan menjadi semakin menentukan ketika pertandingan memasuki fase akhir, terutama dalam perebutan objektif penting yang dapat mengubah keadaan dalam waktu singkat.

Skuad Indonesia di Pokémon UNITE

Tim Indonesia diperkuat sejumlah pemain yang menjadi bagian dari perjalanan hingga podium Asian Games 2026.

Mereka adalah Deni Ardiyanto, Novrizal Said, Marcello Hillers, Judha Raja Panggabean, dan Muhammad Haikal Irawan.

Selain para pemain, tim juga mendapat dukungan dari jajaran pelatih.

Sejumlah laporan menyebut Ahmad Marsam dan Erron Gunardi sebagai bagian dari tim kepelatihan pada nomor Pokémon UNITE, sementara Richard Permana disebut sebagai kepala pelatih tim esports Indonesia dalam laporan mengenai capaian medali tersebut.

Kombinasi persiapan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam permainan Pokémon UNITE.

Sebagai gim bergenre multiplayer online battle arena atau MOBA, pertandingan menuntut kerja sama antarpemain untuk mengatur serangan, pertahanan, serta perebutan objektif.

Medali Pertama Esports Indonesia

Perak Pokémon UNITE memiliki arti khusus bagi kontingen Indonesia.

Hasil tersebut menjadi medali pertama yang disumbangkan tim esports Indonesia pada Asian Games 2026 sekaligus menjadi pencapaian pertama Indonesia dari cabang esports dalam sejarah Asian Games.

Sebelum Pokémon UNITE, Indonesia juga mengikuti beberapa nomor esports lain dalam Asian Games 2026.

Namun, tim Indonesia belum berhasil memperoleh medali dari sejumlah nomor yang telah dimainkan sebelumnya.

Keberhasilan Pokémon UNITE akhirnya membuka catatan baru bagi esports Indonesia di ajang tersebut.

Kepala pelatih Richard Permana menyebut target awal tim adalah medali perunggu.

Hasil perak membuat pencapaian mereka berada di atas sasaran awal. Persiapan tim juga berlangsung melalui pemusatan latihan yang disebut berjalan sekitar 60 hari.

Perjalanan Esports Indonesia Belum Selesai

Setelah Pokémon UNITE mengamankan medali perak, perjuangan kontingen esports Indonesia masih berlanjut pada beberapa nomor lain.

Berdasarkan jadwal pertandingan, PUBG Mobile berlangsung pada 28-29 September, Identity V pada 28-30 September, sedangkan Mobile Legends: Bang Bang dijadwalkan pada 29 September hingga 1 Oktober.

Masih adanya sejumlah nomor yang dipertandingkan membuat cabang esports tetap menjadi salah satu bagian dari perjalanan kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Setiap nomor memiliki format, karakter permainan, dan persaingan yang berbeda.

Capaian Pokémon UNITE menjadi modal penting bagi para pemain dan tim kepelatihan.

Mereka berhasil melewati fase grup, mengalahkan Malaysia dan Filipina di babak gugur, lalu mencapai final sebelum akhirnya meraih perak.

Bagi para pemain, pengalaman menghadapi Jepang di final juga menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.

Kekalahan tersebut tidak menghapus perjalanan panjang mereka menuju podium, termasuk kemenangan beruntun pada fase gugur.

Hal itu menjadi bekal penting menghadapi kompetisi berikutnya.

Baca juga: Amri/Nita Raih Perak Asian Games 2026, Indonesia Tambah Medali dari Bulu Tangkis

Hasil ini sekaligus menunjukkan perkembangan esports Indonesia dalam kompetisi olahraga multi-event Asia.

Medali perak menjadi penanda bahwa nomor esports mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perolehan medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Leave a Comment