Breaking

IMI Pusat dan Pertamax Dukung Pembalap Muda Indonesia Lewat FIM MotoMini 2026

jed timo

14 September 2026

IMI Pusat dan Pertamax Dukung Pembalap Muda Indonesia Lewat FIM MotoMini 2026
Upaya mencetak pembalap muda Indonesia menuju level internasional kembali mendapat dukungan melalui penyelenggaraan FIM MotoMini Indonesia Series 2026.

malangcozycom – Upaya mencetak pembalap muda Indonesia menuju level internasional kembali mendapat dukungan melalui penyelenggaraan FIM MotoMini Indonesia Series 2026.

Ajang yang digelar promotor Lightning Production bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat dan Pertamax tersebut menjadi bagian dari pembinaan talenta muda otomotif nasional.

Penyelenggaraan FIM MotoMini Indonesia Series 2026 berfokus di Sirkuit Karting Boyolali.

Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi pembalap muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman kompetisi sekaligus membuka peluang menuju jenjang balap internasional.

Ajang tersebut sebelumnya dikenal dengan nama FIM MiniGP.

Program ini dirancang sebagai bagian dari pembibitan dan edukasi pembalap muda di bawah naungan Dorna Sports serta menjadi salah satu jalur menuju program “Road to MotoGP”.

Baca juga: Dinilai Belum Optimal, DPRD Kota Malang Beri Catatan untuk Angkot Pelajar Gratis

Pembinaan Pembalap Muda Menuju Level Internasional

Ketua Umum IMI Pusat Moreno Soeprapto menilai pembinaan pembalap sejak usia muda menjadi bagian penting dalam membangun fondasi olahraga otomotif Indonesia.

Semangat tersebut sejalan dengan slogan IMI pada 2026, yakni “IMI Menuju Prestasi Internasional”.

Melalui kompetisi berjenjang, pembalap muda diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan karier ke tingkat lebih tinggi.

Pada musim 2026, FIM MotoMini Indonesia Series mempertandingkan sejumlah kategori pembalap muda.

Dalam materi penyelenggara, dua kelas utama yang menjadi bagian pembinaan adalah GP-0 FIM MotoMini 160cc untuk peserta usia 10 hingga 14 tahun dan GP-2 FIM MotoMini 190cc untuk peserta usia 12 hingga 16 tahun.

Sistem tersebut disusun mengikuti jenjang karier yang terstruktur.

Pembalap memulai perjalanan dari MotoMini Indonesia sebelum berpeluang melanjutkan ke kompetisi yang lebih tinggi di tingkat Asia, Eropa hingga jenjang menuju MotoGP.

Tiket Valencia Jadi Target Pembalap Muda

Salah satu daya tarik utama FIM MotoMini Indonesia Series 2026 adalah peluang bagi pembalap terbaik untuk melanjutkan persaingan ke tingkat dunia.

Pembalap yang tampil dominan dalam seri nasional berpeluang mendapatkan kesempatan menuju Final FIM MotoMini World Series di Circuito Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol.

Berdasarkan informasi penyelenggara, ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Dalam pelaksanaan seri Boyolali, sebanyak 60 pembalap muda dari 17 provinsi ikut bersaing.

Mereka datang dari berbagai wilayah Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Pada seri tersebut terdapat kelas GP-0 FIM MotoMini 160cc, GP-2 FIM MotoMini 190cc, serta kelas Junior.

Persaingan di lintasan juga menjadi bagian dari proses pembentukan kemampuan pembalap.

Sporting Manager MotoMini Indonesia Harlan Fadhillah menyebut persaingan pada musim ini semakin kompetitif, dengan kemampuan peserta yang mengalami peningkatan.

Posisi dua besar di setiap kelas pada seri nasional memiliki arti penting karena memberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada Final FIM MiniGP World Series di Valencia.

Tak Hanya Berorientasi pada Prestasi Balap

Sporting Manager MotoMini Indonesia Harlan Fadhillah mengatakan penyelenggaraan ajang ini tidak hanya diarahkan untuk mencetak atlet balap yang kompetitif.

Menurutnya, pembinaan juga mencakup pembentukan karakter, sportivitas, serta semangat nasionalisme pada generasi muda.

Konsep tersebut membuat kompetisi balap tidak hanya menjadi arena untuk mengejar hasil di lintasan.

Para peserta juga mendapatkan pengalaman menghadapi persaingan, menjaga konsentrasi, serta membangun mental sebagai atlet.

Dalam seri Boyolali, ketatnya persaingan membuat para pembalap dituntut menjaga konsistensi sejak awal hingga akhir balapan.

Kondisi cuaca dan karakter lintasan juga menjadi tantangan yang harus dihadapi para peserta.

Diharapkan Beri Dampak bagi Ekonomi dan Pariwisata

Penyelenggaraan FIM MotoMini Indonesia Series 2026 juga diharapkan memberikan dampak di luar sektor olahraga.

Kehadiran pembalap, tim, keluarga, serta pendukung selama penyelenggaraan kompetisi dapat membuka peluang bagi aktivitas ekonomi di sekitar lokasi balapan.

Sektor akomodasi, kuliner, transportasi, dan usaha lokal berpotensi ikut mendapatkan manfaat dari kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah.

Karena itu, ajang ini juga membawa konsep sport tourism.

Penyelenggara berharap kompetisi dapat ikut memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi di sektor olahraga otomotif.

Penyelenggaraan di Sirkuit Karting Boyolali menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kompetisi bagi pembalap muda sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan otomotif nasional.

Dengan dukungan IMI Pusat, Pertamax, promotor, serta berbagai pihak yang terlibat, FIM MotoMini Indonesia Series 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu jalur bagi talenta muda Indonesia untuk berkembang.

Bagi para pembalap muda, kesempatan tampil di ajang tersebut bukan hanya tentang memenangkan balapan.

Setiap seri menjadi bagian dari proses panjang untuk meningkatkan kemampuan, membangun mental kompetitif, dan mengejar peluang tampil di panggung internasional.

Semangat “A Champion Never Gives Up” pun menjadi pesan yang ingin dibawa dalam perjalanan pembinaan tersebut.

Baca juga: Gerak Cepat Ojol dan Yakuza Maneges, Terduga Pelaku Pemerkosaan di Malang Ditangkap

Para pembalap muda Indonesia diharapkan terus berkembang dan mampu membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi di dunia olahraga otomotif.

Leave a Comment